berawal dari banyaknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di negeri india, negeri yang memiliki penduduk hingga satu milyar banyaknya, angka yang fantastis. terhitung sejang tahun 2014 silam saja tercatat sebanyak 337.922 kasus kejahatan terhadap perempuan terdaftar di dikepolisian, bagaimana dengan yang belum terdaftar, tentunya menjadi lebih banyak.

atas landasan ini, kebijakan pemerintah berusaha mengantisipasi kasus kekerasan dengan mengambil solusi dengan menerapkan pengadaan tombol darurat pada setiap ponsel yang digunakan untuk mengantisipasi terjadinya kasus.

panic buttonsebelumnya sudah ada tindakan peduli oleh oleh pelaku e-commersial seperti amazon dan Flipkart, mereka menjual alat pertahanan diri tapi tetap menampilkan ciri khas bawaan wanita seperti lipstik, pepper spray dll

rencananya, program ini akan dilakukan menyeluruh terhadap semua ponsel yang digunakan terkhususnya di negeri india, adapun indonesia kita lihat kedepannya.

Mulai Tahun Depan, Semua Ponsel Wajib Dilengkapi Tombol Darurat "panic button"

apa fungsinya= memanggi bantuan ketika pemilik ponsel menghadapi kondisi darurat, sinyal tersebut akan segera terhubung ke polisi terdekat sehingga memudahkan pihak keamanan melacak lokasi korban.

"Teknologi dimaksudkan untuk membuat hidup manusia lebih baik… termasuk bagi keselamatan perempuan," tulis Kementerian Komunikasi dan Teknologi India.

cara kerjanya gimana?

bagi anda pengguna ponsel jadul, langkah yang harus anda lakukan adalah menekan tombol angka 5 dan 9, agak ribet yach.

adapun ponsel smartphone, menekan tombol power 3 kali dengan cepat

Sebagaimana dirangkum dari Digital Trends, Rabu (27/4/2016), kebijakan ini akan berlaku efektif untuk semua ponsel yang dijual di India mulai Januari 2017.

Setahun setelahnya, mulai Januari 2018, tiap ponsel juga wajib dilengkapi dengan sistem pelacak lokasi global positioning system (GPS).

gimana daerah pedesaan yach? hal ini masih menjadi fenomena yang belum terpecahkan karna sulitnya menjangkau lokasi dan sulitnya sinyal ditambah, ada sebagian lelaki melarang wanita mereka menggunakan ponsel. think positif aja.


nasehat dari saya sih terkhususnya sahabat android, kemudahan perangkat android tetaplah digunakan dalam rangka perkara yang positif dan bermanfaat apalagi dalam perkara dakwah, lebih ditekankan lagi.

nah yang paling penting lagi adalah arahan remaja putra dan putri akan pentingnya mempelajari syariat islam dan pengamalannya karna walaupun adanya fasilitas keamanan yang mungkin membantu akan tetapi jika tidak adanya iman, kapan saja dan dimana saja bisa terjadi kasus kriminalitas dan kekerasan terutama kepada wanita.

saya tidak menentang program ini bahkan setuju namun tidaklah lengkap tanpa adanya tarbiyah terhadap remaja terutama umat islam agar semakin terminimalisir aksi kejahatan, sekian semoga bermanfaat untuk sahabat android

ditulis oleh owner android up